ZIARAH ROHANI RK SANJAYA DI GEREJA CARMEL LEMBANG

Oleh: Christina S LomonLyons –

Mei dan Oktober, menjadi bulan favorit warga RK Sanjaya, Paroki St Yohanes Maria Vianney, Cipayung, Jakarta Timur. Pasalnya, setiap petang, warga lingkungan ini bergiliran dari rumah ke rumah, berdoa Rosario.

RK Sanjaya di Gereja Carmel, Lembang

“Terutama anak-anak, mereka paling semangat kalau sudah datang bulan Maria dan bulan Rosario,” ujar Romartha Naibaho Gurning, ketua lingkungan RK Sanjaya.

Putra bungsunya, Pius Robertho Gurning, sudah biasa memimpin doa Rosario di lingkungan ini. Murid kelas 1 SMP ini, tak pernah absen menemani orangtuanya mengikuti Doa Rosario.

“Bahkan Pius yang paling semangat mengingatkan kami, orang tuanya untuk doa Rosario. Meski Bapaknya baru pulang dari kantor, dan langsung berangkat ke rumah keluarga yang ketempatan Doa Rosario,” cerita Romartha.

Bertho, menjadi ikon anak-anak yang begitu cinta dengan Bunda Maria. Aktivitas positifnya itu, memotivasi anak-anak lain di lingkungan gereja ini. Bahkan yang usianya masih jauh di bawahnya, seperti Ditho yang juga sudah sempurna jika memimpin Doa Rosario. Juga adiknya Angel, yang fasih berdoa Salam Maria dan Bapa Kami. Demikian pula anak-anak lain seperti Andrea, Bella, Calista dan lainnya.

Adalah keluarga David yang tergolong baru di lingkungan RK Sanjaya. Awal mendapat giliran ketempatan Doa Rosario, David dan istrinya, Sari, kerap meminta putra-putrinya tidur. Tujuannya , agar doa berlangsung khusus tanpa gangguan anak-anak.

Betapa surpised David, saat melihat banyak tamu anak-anak yang hadir saat Doa Rosario di rumahnya saat itu. Maka, ia pun segera memanggil anak-anaknya untuk berbaur dalam Doa Rosario lingkungan. Pengusaha muda transportasi ini pun senang melihat betapa anak-anaknya gembira berbaur dalam suasana religius.

Ia pun teringat Injil Markus 10:13-16. Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.” Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.

“Kita bangga Pak David malah minta ketempatan dua kali di bulan Rosario ini. Beliau juga memberikan diskon untuk dua busnya yang kita pakai untuk Ziarah Rohani ke gereja St Maria Fatima Carmel, di Lembang, Bandung, Jawa Barat kemarin,” ujar Romartha Gurning.

Tim lingkungan RK Sanjaya ,berangkat dengan dua bus dari halaman Gereja Anak Domba di Jalan Bambu Wulung, Jakarta Timur, pukul 04.30, menuju Gereja St Maria Fatima Carmel, Lembang. Tiba di lokasi gereja, langsung berbaur dengan umat yang siap menjalankan Misa pukul 08.00. Usai Misa, tim RK Sanjaya melanjutkan dengan Doa Rosario di Taman samping Gereja.

“Mohon maaf, di sini boleh berdoa, tapi dengan suara pelan,”uajr petugas keamanan Maka, Doa Rosario Minggu29/10 pagi menjelang siang hari itu, berlangsung sangat khusuk. Di bawah pohon-pohon yang demikian rindang, sekali-kali ditingkahi buah-buah kecil yang jatuh menimpa kepala umat yang berdoa. Usai ziarah rohani, tim RK Sanjaya berekreasi di Floating Market di Lembang.

Christina Lomon n Michael Lyons , bersama tim RK Sanjaya, Pak Asnan, Ibu Umi, Ibu Sulastri Basuki, Pak Adi dan Widyo di Gereja Carmel Lembang

Semua orang di tim menikmati hari itu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *