Maaf Kursi Ini untuk Pejabat

Bagian 1 : Bagian 2 : Bagian 3 :

Mami bilang, ternyata susah banget mencari batik motif Dayak. Jadi oleh penjualnya, diberikan busana yang Mami dan Uncle pakai hari itu. “Lumayan ada motif kijang dan burung, kayaknya sesuailah dengan hutan Kalimantan kan,”kata Mami.

Masuk ke pelataran gedung, Uncle Mick segera menarik perhatian banyak orang.Maklum, ada orang Bule’ pakai baju Dayak. Ganteng bingit hehehe.

Keluar dari lift lantai 4, kami agak kesulitan masuk Grand Ballroom karena tidak punya ID Card.Karena kami belum melihat Pak lawadi, salah satu koordinator dimana Mami mendaftar untuk ikut serta sebagai peserta silaturahmi.

Setelah sejenak menunggu, Mami mendapat sebuah ID Card Peserta, titipan Ibu Mence Balang, seorang wanita Dayak, yang datang dari Kalimantan Tengah untuk menghadiri acara ini. Katanya Ibu Mence ini masuk dalam panitia tim MADN (Masyarakat Adat Dayak Nasional).

Kami pun masuk ke Ballroom, mencari tempat duduk agak ke tengah, di belakang peralatan sound system. Tiba-tiba seorang kenalan Mami  dari FDKJ (Forum Dayak Kalbar Jakarta), mempersilahkan kami duduk lebih ke depan. Tak jauh dari panggung. Tentu saja kami senang menerima tawaran itu. Kapan lagi bisa dapat lebih dekat menatap wajah Pak Jokowi,pikirku.

Belum lama duduk di kursi empuk itu, seorang wanita yang Mami kenal juga, sesama anggota FDKJ, meminta kami pindah. “Maaf ini untuk para pejabat yang diundang. Bapak dan Ibu ada ID Card Undangan? Oh..itu ID cardnya Peserta, silahkan pindah ya ke kursi merah di belakan ya,”kata si panitia.

Mereka meminta kami untuk pindah ke kursi merah di belakan

Uph..kulihat wajah Mami yang agak merah. Mami sedikit berbisik padaku,”Duh..bikin malu aja nih”. Uncle Mick pun sempat protes, karena tadi dipersilahkanoleh panitia yang lain untuk duduk di kursi putih, kenapa tiba-tiba diusir begini.

Yah wes…kita memang bukan orang-orang penting yang diundang. Boleh jadi peserta Silaturahmi bertemu Jokowi saja sudah syukur. Bukan begitu ?

Bagian 1 : Bagian 2 : Bagian 3 :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *