Lulus Seleksi Ketat Ranger

Asrama Satuan Brimob di Sei Raya, Kabupaten Pontianak (kini kab. Kubu Raya) mula berdiri sekitar tahun 1959.  Para penghuni Gang 1001 pun pindah ke asrama di tepi jalan raya Adisucipto Km 6, jalan utama satu-satunya  dari kota Pontianak menuju lapangan udara Supadio di Sei Durian, kecamatan Kubu, pada masa itu.

Pasangan Jules Nussy dan Geertruide pun hidup berdampingan dengan keluarga anggota Brimob lainnya di asrama yang berada di tepi Sungai Kapuas itu. Asrama yang berbentuk rumah petak sederhana dari papan itu, dibangun berdempet setiap blok.

From the start, was not easy to become a ranger. Especially in the Pioneer Regiment.

Untuk keluarga Bintara, menempati blok asrama bagian depan dan Tamtama di belakang, dekat dengan Sungai Kapuas, yang membelah Pontianak dengan hutan Ambawang di seberang sungai.

Untuk keluarga Perwira, dibangun rumah-rumah permanen berbentuk couple-an dari beton, di dekat parit Seribu. Tahun 70-an, parit Seribu ini menjadi ajang bermain dan berenang anak-anak yang tinggal di perkampungan di sekitar asrama Brimob. Juga warga asrama TNI AD Gatot Subroto yang letaknya dibatasi jembatan di atas parit yang airnya berwarna merah kecoklatan, karena akar dari pepohonan yang bertumbuhan di pinggir parit. Dulu parit ini disebut sungai Seribu, bermuara di Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia.

Belum ada jalan aspal atau beton sebagai sarana menuju rumah di asrama seperti sekarang. Asrma difasilitasi gertak-gertak atau jembatan dari kayu belian khas Kalimantan, yang tahan air dan anti rayap. Gertak selebar 1-2 meter ini hanya bisa dilintasi pejalan kaki dan kendaraan motor roda dua. Itu pun harus berhati-hati. Jika tidak mau kecemplung di tanah rawa di bawah gertak.

Di sanalah Jules Nussy memboyong istri cantiknya. Hinggga lahir putra pertama mereka, diberi nama Cornelis Habri tahun 1964,mengenang hari ABRI di tahun itu.

“Berturut-turut lahir di asrama Brimob itu, anak-anak kami hingga anak ke-4,”ujar Nusy.

Being a good ranger required expert marksmanship and trust in your fellow soldiers. The rangers practiced by shooting balloons from between their legs. It is a practiced carried on to this day.

Amji Atak sendiri sudah melang-lang di pulau Jawa, ketika asrama Brimob berdiri di dekat penjara tahanan PGRS/Paraku ini. PGRS singkatan dari Pasukan Gerilya Rakyat Sarawak berbasis di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sanggau. Paraku adalah pasukan Rakyat Kalimantan Utara yang merupakan sayap bersenjata di bawah naungan NKCP (North Kalimantan Communist Party), sebuah partai politik komunis yang berlokasi di Sarawak, Malaysia, yang keanggotaannya didominasi etnis China.

Tak lama berselang, ada seleksi menjadi anggota Rangers. Anggota Mobrig pun diseleksi dan menjalankan ujian untuk menjadi Ragers, pasukan inti polisi Indonesia.

Amji dinyatakan lulus seleksi menjadi anggota Ranger.

Dari Sei Raya, kabupaten Pontianak, ia diterbangkan ke  Batalyon 515 di Banjarmasin, provinsi Kalimantan. Pada saat itu hanya ada provinsi Kalimantan, belum terbagi lima seperti serang, Barat, Tengah, Timur, Selatan dan Utara. Setelah itu, Amji bergabung bersama sekitar 60-an orang anggota Ranger untuk menempuh pendidikan di Porong, Jawa Timur.  Amji satu angkatan dengan Anton Soedjarwo yang kemudian menjadi Komandan Batalyon 1232/Pelopor di Brimob, Polri (1962-1964).

Today’s Brimob continues the tradition of demanding training.

“Karena saya sudah beristri, maka tidak masuk kualifikasi Ranger. Salah satu syarat Tamtama menjadi Ranger, dipilih yang masih bujangan. Tesnya pun berat. Jauh lebih berat dari test masuk polisi. Hanya sedikit yang lulus, 3-4 orang dari Kalbar, termasuk Amji,”kenang Nursy.

Jules Nussy  dan keluarganya pun  pindah dari Asrama Brimob Sei Raya, ketika ia dipindah tugaskan untuk menjabat sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kaposek) di salah satu kecamatan di kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Kemudian ia kembali ke Pontianak, ditugaskan di bagian Reserse di Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat. Hingga akhirnya ia pensiun dengan pangkat terakhir Ajun Komisaris Polisi (AKP) atau Kapten Polisi.  <<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *