Menjadi Dansat Brimob Usai Operasi Dwikora

Amji Atak Series: Episode 10

See all: Amji Atak Episodes

“Kami latihan bersama untuk Trikora di Pantai Anyer, Serang (dulu masih masuk Jawa Barat, sekarang provinsi Banten) tahun 1962. Setelah latihan bersama itu, saya kemudian pisah rombongan dengan Amji Attak. Rombongan saya mendarat di Irian, Amji pulang duluan. Lalu kami bertemu lagi saat Operasi Dwikora. Amji Attak mesti mendapat penghargaan dan tunjangan veteran Trikora dan Dwikora untuk keluarga ahli warisnya,”ujar Kolonel Harjanto. Ia salah satu menpor yang mendapat Bintang Sakti dari Presiden Soekarno untuk jasanya dalam Operasi Trikora dan Dwikora.

Kolonel Harjanto

Selain Kolonel Harjanto, adalah Suherman Kayung, Ranger seangkatan Amji Attak di Kompi 5995 yang memperoleh Bintang Sakti di Operasi Trikora dan Dwikora itu.

Adalah Michael Jumat, suami dari Triyani, cucu keponakan Amji Attak yang memandu Dayakdreams.com bertandang ke rumah keluarga Herman Kayung di Kalimantan Barat.

Jarak rumahnya, sekitar 5 km dari Mako Brimob Sumarto, Sei Raya, kabupaten Kubu Raya.

Michael Jumat and family

Sebuah rumah di lahan yang cukup luas,tinggal istri Herman Kayung dan putrinya Tri Handayani.

“Bapak meninggal 17 Februari 2017, saat usianya menjelang 80 tahun. Kami memang pernah sama-sama tinggal di asrama Brimob Kelapa Dua dengan Amji Attak,”ujar Suarsih, istri Herman Kayung.

Herman Kayung wafat dengan pangkat terakhir Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Dengan sangat menyesal, Suarsih, perempuan berdarah Sunda ini mengatakan, mendiang suaminya tak menyimpan foto semasa muda. Sehingga tak ditemukan fotonnya dengan Amji Attak.

Herman Kayung

“Kami dulu perah tinggal di asrama Brimob Kelapa Dua. Putri kami Trihandayani, lahir tahun 1970, saat kami tinggal di sana. Lima putra putri kami, semua lahir di Kelapa Dua, Depok. Rasanya masih termimpi-mimpi,”ungkap Suarsih.

Ia dipinang oleh Herman Kayung, pemuda asal Sumedang, Jawa Barat, pada tahun 1963. Usai Herman Kayung mendapatkan Bintang Sakti dari jasanya dalam Operasi Trikora.

Herman Kayung’s daughter, Tri Handayani, and wife, Suarsih

Putra-putrinya, Purwadi Gursida Fatagar (lahir 1964), Yuliana Pangerang (lahir 1967), Tri Handayani (lahir 1969), Novita Savitri (lahir tahun 1971), dan Yuda Pamungkas (lahir 1977).

Tak lama setelah kelahiran putra pertama, Herman Kayung berangkat tugas infiltrasi ke Malaysia.

Bapak berangkat tugas ke Malaysia itu pada Desember 1964,” kenang Suarsih.

Herman Kayung berangkat memenuhi tugas Operasi Dwikora ini pada waktu yang sama dengan Amji Attak. Nama Suherman Kayung memang tertera dalam sejarah Kepolisian Republik Indonesia, sebagai anggota yang turut dalam Operasi Dwikora di Malaysia.

Usai tugas di Malaysia itu, Herman Kayung ditunjuk sebagai Wakil Komandan Brimob Sungai Raya, Kabupaten Pontianak , pada 1978. Kemudian menjadi Komandan Satuan Brimob Sumarto mulai tahun 1980.

Bapak 16 tahun mengabdi di Brimob. Pindah ke SPN (Sekolah Polisi Nasional) Pontianak selama 4 tahun 5 bulan,”tutur Suarsih.

Setelah 54 tahun berlalu,  kini di depan Asrama Brimob Sei Raya itu sudah berdiri patung prasasti Amji Attak. Dansat Brimob Polda Kalbar, Kombes Pol Agustri, S.IK. menyampaikan apresiasinya kepada Sahabat Alam Commmunity dengan ketuanya Sujiwo, seorang politisi PDI Perjuangan di Kubu Raya, yang telah memberikan hadiah dengan membangun taman dan membuat prasasti Aipda Amji Attak.

Prasasti itu, paling tidak memberi penghiburan bagi keluarga besar Atak di Kalimantan Barat.

“Walau kami keluarga Amji Attak tak diundang saat peresmian prasasti itu November 2018, namun kami berterima kasih sudah ada perhatian  terhadap perjuangan

Amji Attak sebagai Ranger, yang diakui perjuangannya oleh satuan Brimob dan kepolisian Republik Indonesia,”ujar Michael Jumat.

See all: Amji Atak Episodes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *