Rezim Jokowi Anti Pemekaran ?

Tim Forkonas bertemu Adian Napitupulu di Kedai Kopi Bang Prendz di Kemang, Jakarta Selatan.

by : Christina Lomon Lyons —
Bagian 1 : Bagian 2 : Bagian 3 —

Awal Januari 2019, Sekretaris Umum Forkonas, Abdurahman Sang, bersama Wakil Sekretaris Umum Forkonas, Sainal Porota bertandang ke Sekretariat Frokonas di Bambu Wulung, Jakarta Timur. Dari pertemuan singkat itu, disepakati untuk kembali menemui Adian Naputupulu, sebagai salah satu Tim Kampanye Nasional Jokowi

Puji Tuhan, Bung Adian sangat antusias menerima tim Forkonas. Adian yang menjadi caleg Dapil V Jawa Barat, itu berjanji akan menyampaikan amanat Forkonas pada presiden Jokowi.

“Walau sebenarnya ini bukan wilayah saya sekarang,”ujar Adian, anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset & Teknologi, dan Lingkungan Hidup. Meski ia sempat bertugas di Komisi II  yang menangani bidang Dalam Negeri, Sekretariat Negara dan Pemilu.Usai menyimpan harap pada sang Wakil Rakyat ini, tim Sekayam Raya terus bergerilya, demi tercapainya cita-cita menjadi DOB. Di antaranya hadir dalam Deklarasi Alumni UI For Jokowi itu. Fajar Soeharto, Ketua Panitia acara, menyambut baik dukungan wakil CDOB Sekayam Raya dan CDOB Manokwari, Papua yang hadir meramaikan acara itu. Fajar menyatakan akan membantu untuk mendukung program yang disampaikan perwakilan CDOB, agar PP Detada dan Desertada ini bisa  ditandatangani Presiden, sebelum Pemilihan Presiden 2019, sebagai langkah strategis bagi elektibilitas Jokowi.

Mengapa sebelum Pilpres? Tentu agar isu ini tidak digoreng pihak oposisi, bahwa rezim Jokowi anti pemekaran, mengingat 300 lebih daerah yang saat ini tercatat di Kemendagri, mengusulkan pemekaran. Angka yang cukup signifikan untuk menyumbang suara.

Bagian 1 : Bagian 2 : Bagian 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *